Kalau saja aku tahu akan seperti ini, seharusnya aku lontarkan saja kata
'tidak'. Karena aku memang tidak siap dan tidak pernah sama sekali menginginkan untuk berada diposisi sekarang. Tapi
ape nak dikate, nasi sudah menjadi bubur. Hanya karena satu
statement yang terlihat biasa tapi terasa memberatkan, aku harus menanggung beban ini.
Melatih kesabaran hari demi hari, mendengar bisikan kanan kiri yang pastinya ada yang membuatku tak nyaman. Maaf, bukannya aku tak ingin mempercayai senyum dan sapaan lembut kalian ketika berjumpa denganku, aku hanya tak suka dengan orang yang bermuka dua, memasang topeng dengan keadaan. Kalian tersenyum kepadaku sekali, tapi menghujatku berkali-kali. Entah ketika berada di depan forum ataupun di belakangku.
Ada, bahkan banyak yang selalu mengingatkanku untuk berhati-hati kepada si A, si B, dst. Menegurku untuk tak pernah percaya senyum palsu kalian. Meskipun dari hati kecilku, aku yakin bahwa
kalian pun pasti memiliki hati nurani, tak mungkin kalian yang selalu menyapaku dengan ramah akan melakukan hal-hal keji sampai memfitnahku dari belakang seperti yang orang-orang katakan. Tapi apa yang terjadi? Inikah yang disebut politik? KEJAM!